Minggu, 30 Januari 2011

bani umayyah

Perkembangan Kebudayaan/Peradaban Islam Pada Masa Bani Umayah
System pemerintahan yang di anut adalah monarki absolute. Khalifah sebagai penguasa dan pengambil keputusan mutlak. Tidak ada proses pemilihan atau musyawarah dalam setiap kali pergantian khallifah, tapi kekuasaan diwariskan secara turun temurun. Sejak zaman Rosulullah SAW, khulafaurrasyidin, sampai ketika mereka barkuasa te;ah memberikan peranan yang berarti terhadap kemajuan peradaban islam. Selain berhasil memperluas wilayah kekuasaan islam yang meliputi benua asia, eropa, afrika, juga berhasil meningkatkan kemajuan diberbagai bidang kehidupan. Misalnya bidang ilmu agama islam, kesastraan, ilmu pengetahuan, militer,social, budaya, seni, arsitektur.
  1. Bidang ilmu-ilmu agama
  1. Menyempurnakan tulisan dan tanda baca Al-Qur’an
Zaman Abdul malik bin marwan tahun 91 H. Al-qur’an yang semula di tulis dengan garis-garis tertentu ditambah syakal dan menggunakan titik.dan memudahkan untuk dibaca.
  1. Ilmu cara membaca Al-qur’an(ilmu Qira’ah)
Para ulama mendalami ilmu sehingga muncullah macam macam variasi dalam membaca Al-qur’an. Yang di sebut qira’ah sab’ah
  1. Kodifakasi dan penulisan
Banyaknya para ulama yang menghafal hadist dan telah gugur maka pada saat itu banyak orang yang menyebarkan hadist palsu. Pada zaman khalifah umar bin abdul aziz (99-101 H/717-720)diadakan kegiatan pengumpulan dan penulisan hadis sahih yang menjadi sumber hukum islam.
  1. Tafsir Al-qur’an
Para sahabat dan tabiin yang masih hiduo hingga zaman dinasti ini, kebanyakan enggan menafsirkanAl-qur’an. Mereka takut berdosa jika penafsirannya salah. Namun karena keperluan yang mendesak akhirnya banyak pula ulama yang berani menafsirkan.
  1. Ilmu fiqh
Muncul beberapa tokoh fiqh yang peranan dan karyanya sangat bermanfaat bagi umat islam sampai saat ini. Di antara mereka adalah imam hanafi(80-150) dan imam malik (94-179H)
  1. Ilmu tasawuf
Ilmu tasawuf adalah ilmu yang membahas cara-cara membersihkan hati dan mendekatkan diri pada Allah SWT. Tokoh-tokoh sufi terkenal banyak hidup di zaman dinasti ini. Di antaranya Hasan Al-bahri (24-110H) dan rabah al-adawiyah(95-185H)
  1. Bidang politik dan militer
Berbagai macam tantangan yang muncul dari luar, dinasti ini selalu di bayang-bayangi oleh pemberontakan dari kaum syi’ah yang menyimpan luka mendalam terhadap bani umayah, juga menghadapi gangguan kaum khawarij yang merasa tidak puas dengan muawiyah dan katurunannya. Selain menjalankan kebijakan luar negri dengan memperluas daerah penakhlukan, dinasti bani umayah pun terus berusaha menciptakan stabilitas dalam negeri dengan menumpas berbagai macam pemberontakan. Sejak muawiyah menjadi khalifah bidang militer mendapat perhatian yang seriusdari pemerintah. Tidak hanya kekuatan pasukan darat, dinastii umayah berhasil membangun angkatan laut yang kuat.
Untuk keamanan dalam negri dibentuklah pasukan kepolosian dan pasukan khusus pengawal raja yang disebut Al-hijabah. Prajurit pun mendapat gaji. Dalam bidang kemiliteran, dinasti umayah lebih maju darpada pemerintahan zaman khulafaurrasyidin selain mereka belajar dari kekurangan masa lalu, mereka pun banyak mengadopsi system keamanan Persia dan bizantium
  1. Bidang ekonomi dan social
  • Kemajuan bidang ekonomi
  1. mencetak mata uang sendiri
mencetak mata uang resmi islam terjadii dua kali. Yaitu pada zaman khalifah muawiyah bin abi sufyan dan di zaman khalifah abdul malik bin marwan. Mata uang resmi dibuat dari logam yang bertuliskan huruf arab yaitu lafaz syahadat. Di gunakan untun transaksi apapun dan setiap warga neraga wajib menggunakan dalam setiap transaksi
  1. membangun sarana irigasi
sarana yang penting bagi pertanian dibangun pada zaman khalifah hisyam bin abdul malik. Irigasi dibangun untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat yang hidup di daerah sentra pertanian seperti madinah, libanon, yordania, dan suriah. Sarana yang di bangun meliputi irigasi-irigasi, sejumlah terusan, dan bendungan.
  1. membangun pabrik-pabrik
pabrik yang berhasil di bangun yaitu pabrik tektil, senjata, makanan.
  • Kemajuan bidang social
Pembangunan kantor pos besar yang dilengkapi dengan kuda-kuda sebagai sarana transportasi, panti jompo, dan rumah sakit yang dilengkapi dengan sarana dan tenaga medis.
  1. Bidang ilmu pengetahuan dan seni budaya
Khalifah dinasti bani umayha yang terkenal kecintaanya terhadap ilmu pengetahuan adalah umar bin abdul aziz yang memerintah tahun 99-101H/717-720M. pada masa pemerintahannya berdiri pusat pengkajian ilmu, seni, dan filsafat yang dinamakan “Marbad”. Di tempat inilah ilmuan, filsuf, dan seniman berkumpul membahas dan mengkaji berbagai macam disiplin ilmu sehingga banyak temuan dan ilmu baru yang muncul. Ilmu hadis, tafsir, fikih ilmu hitung, astronomi, geometri, juga berkembang.
Bidang seni budaya yang berkembang dengan pesat di zaman dinasti ini adalah arsitektur. Khususnya di zaman khalifah hisyam bin abdul malik(105-125H/724-743M). beliau banyak mendatangkan guru dari romawi, Persia, dan india yang terkenal memiliki peradaban seni yang maju lebih dulu.
Dalam bidang bahasa dinasti umayah merupakan dinasti pertama yang menetapkan bahasa arab sebagai bahasa resmi. Penetapan ini terjadi pada masa pemerintahan abdul malik bin marwan(65-86H/695-705M).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar